Aku ingin tidur.
Melewati taman-taman bunga di kampung Khayali,
kampung satu-satunya yang jauh dari kebisingan hidup.
Tak ada sengketa, tak ada perang,
tak ada kemiskinan, tak ada kemacetan nurani.
Aku tak perlu tersinggung saban hari,
karena tak ada Palestina, Afghanistan,
Cechnya, Somalia, Irak,
dan negeri-negeri yang tertindas Tirani.
Aku tak perlu pusing oleh kebusukan-kebusukan politik
yang dipertontonkan zaman.
Tapi kau tau, Kawan.
Hidup bukanlah igauan dalam lelapnya mimpi.
Bukan nikmatnya bermesraan di taman-taman bunga.
Bukan hal-hal nisbi yang ditawarkan egomu.
Tidurlah.
dan ketika terbangun kau akan mendengar berita yang sama:
Anak-Anak Palestina meraung-raung di ujung bayonet Israel terkutuk.
perempuan-perempuan Afghanistan menjerit tertahan
menahankan kemuliaannya yang terampas
rakyat Irak saban hari diteror horor kedzaliman..
Tidurlah…
Tidurlah…
Tidurlah…
Selamat tidur, Nurani!!!
Kisaran, 8 September 2009
IKHWAN MUSLIM NASUTION
Like this:
Be the first to like this post.