IFTITAH
Bismillahirrohmanirrohiim
Innal hamda lillaah, washsholatuwassalamu ‘alaa rosulillah
Assalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Berawal dari pertanyaan mendasar tentang “pemaknaan terhadap eksistensi diri”, maka Saya pun menyadari bahwa banyak hal yang harus dicari, dipelajari, dimaknai, dipahami, dicerna, ditinggalkan, diamalkan, dan disampaikan dalam menjalani kehidupan di dunia fana ini. Sebagai seorang muslim yang masih dan akan terus belajar banyak hal, Saya pun ingin berbagi kepada seluruh ummat manusia di jagad persada ini, lewat blog yang sangat sederhana ini, tentang “beberapa” hal yang kutemui dalam perjalananku. “Beberapa” merujuk pada sangat sedikitnya ilmu dan pemahamanku. Namun, meski begitu, saya merasa perlu meRisalahkan Perjalananku itu sebagai bentuk pemaknaan terhadap kata at-Tabligh dan ad-Da’wah. Meski, secara kepribadian, saya masih sangat jauh dari kriteria ideal seorang Da’i.
MeRisalahkan Perjalanan pada apa yang kutemui di sepanjang jalan kehidupan sangatlah tidak mungkin. Karena ada banyak hal yang kutemui. Banyak dalam makna relative (banyak bagiku mungkin hanya beberapa bagi orang lain). Jadi, hanya beberapa yang menurut pemahamanku perlu untuk diRisalahkan saja yang kuRisalahkan dari sekian banyak (beberapa) hal yang kudapati di dalam kehidupan ini.
Terakhir, saya sangat mengharapkan bantuan Saudara-Saudara sekalian dalam proses pembelajaran sepanjang hayat ini . Sangat indah jika kita bisa saling berbagi. Akan sangat bermanfaat. Semoga media blog ini bermanfaat bagi kita semua.
Akhirul kalam,
Wassalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Ikhwan Muslim Nasution

